Mengenal Jenis Obat Melalui Lingkaran Warna

Jenis Obat

Obat ibarat dua mata pisau. Dapat mengobati dan menyembuhkan, tetapi pun menjadi racun bila tak tepat pemakaiannya. Bagi itu, cermati kode-kode yang terdapat pada masing-masing obat.

Demikian pun ketika mengantisipasi pemakaian obat palsu. Jangan tak sempat untuk mengecek nomor register dan Nomor Izin Edar (NIE) pada kemasan.

“Periksalah penandaan obat apakah menyematkan dot hijau, biru, atau merah. Itu kan berbeda. Nama obat, nama produsen, tanggal kedaluwarsa,cek nomor register dan NIE dari Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan),tersebut harus ada. Kalau terdapat yang janggal, dapat dicek pribumi atau tidak nomornya dan dapat dilaporkan ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional,” tutur Widyaretna Buenastuti, Ketua Umum Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) dalam talkshow tentang peredaran obat palsu di Indonesia

Berikut paparan makna lingkaran warna pada kemasan obat, sebagaimana dikutip Truckmed.

Lingkaran hijau (obat bebas)

Jenis Obat
Jenis Obat

Lingkaran hijau menandakan bahwa obat ini bisa dibeli bebas di pasaran.

Lingkaran biru (obat bebas terbatas)

Jenis Obat
Jenis Obat

Lingkaran biru menandakan bahwa obat ini dipasarkan bebas terbatas, bisa dibeli tanpa resep dokter. Tetapi aturan gunakan dan efek samping mestidiperhatikan, serta pemakaiannya juga harus cocok dengan indikasi yang tertulis pada kemasan.

Lingkaran merah (obat keras psikotropika)

Jenis Obat
Jenis Obat

Lingkaran merah menandakan bahwa obat itu termasuk kelompok obat keras yang mesti diresepkan dokter. Antibiotik ialah salah satu obat darikelompok obat berlingkaran merah.
Kandungan dalam obat :
1. Paracetamol (biasanya ada di: Panadol warna biru, hijau, kadang sebagai gabungan obat2 flu, laksana decolgen, dll)
Termasuk kelompok NSAID atau Non Steroid Antiinflamatory Drugs. Iniialah obat yang lumayan populer guna meredakan demam dan sakit. Biasanya, obat NSAID berkhasiat di samping sebagai anti demam, jugadapat untuk meredakan sakit, melulu aja masing2 zat rada berbeda,terdapat yang lebih powerful khasiat anti demamnya, terdapat pula yang lebih powerful khasiat anti sakitnya.
Paracetamol adalahobat anti demam dan anti nyeri yang paling aman, mulai dari ibu hamil hingga bayi baru bermunculan pun boleh mengkonsumsi ini (ada loh Paracetamol tanpa alkohol yang khusus bikin bayi^^). Cukup ampuh jg bikin sakit kepala loh XD

Yang butuh diwaspadai: menurut situs https://828bet.net/ paracetamol seringkali bikin perih lambung. Jadiuntuk yang punya lambung sensitif usahakan setelah santap baru minum obat yang memiliki kandungan zat ini yah^^

2. Asam mefenamat (biasanya ada di: Mefinal, Ponstan)
Sama kelompok dengan Paracetamol, tetapi Asam mefenamat memiliki khasiat anti nyeri yang lebih powerful dan antidemam yang lebih rendah daripada Paracetamol. Yang biasa ke dokter gigi ato sakit gigi tentu pernah minum obat ini yah^^

Yang butuh diwaspadai: buat perih lambungnya lebih powerful daripada Paracetamol.

3. Dextromethorphan/DMP (biasanya ada di: Vicks Formula 44, Woods antitusif, Komix)
Merupakan kelompok anti batuk. DMP adalahobat antibatuk yang non opioid (contoh yang opioid: codein) sampai-sampai tidak memunculkan kantuk. DMPtidak jarang menjadi gabungan obat2 flu dan batuk yang dipasarkan secara umum^^

Yang butuh diwaspadai: Hati2 pada penderita asma. Kandungan ini dapat menyebabkan asma kambuh. Kebanyakan konsumsi DMP jg dapat mengakibatkan pusing dan fly, makanya tidak sedikit yang menyalahgunakan obat ini.

4. Phenylpropanolamine (biasanya ada di: Decolgen, Neozep)
Merupakan pelega hidung (nama kerennyaL dekongestan). Zat ini, bareng Paracetamol dan DMP adalahyang tidak jarang kita temui di obat2 flu pasaran^^

Yang butuh diwaspadai: makin tidak sedikit org yang tak tahan dengan kandungan zat ini, karena dapat membuat deg2an, gelisah, ga dapat tidur dan menambah tekanan darah. Hati2 pemakaiannya pada penderita dengandesakan darah tinggi, sensitif dan orang yang telah tua.

5. Diphenhydramine atau Chlortrimeton atau Chlorphenylamine maleat (CTM) (biasanya ada di nyaris semua obat flu dan batuk)
Merupakan antialergi, antibersin2, anti gatal2 leher dan tidak banyak efek penenang, karena buat ngantuk. Zat berikut yang berkhasiat meredakan bersin2 dan gatal2 batuk^^

Yang butuh diwaspadai: hati2 klo minum obat dengan kandungan ini, sebab bisa buat ngantuk. Dah gitu klo terlalu tidak sedikit jg bisa buat fly dan pusing.

6. Pseudoephedrine/Pseudoefedrine (biasanya ada di: Panadol ijo, Rhinos, Hufagrip)
Ini versi lebih amannya Phenylpropanolamine. Hanya aja khasiatnya lebih lemah dari Phenylpropanolamine. Yang penting, obat ini aman dikonsumsi yang punya desakan darah tinggi dan yang sensitif terhadap Phenylpropanolamine^^

Yang butuh diwaspadai: asal tidak boleh kebanyakan tidak apa apa. Relatif aman.
7. Bromhexsin Berfungsi sebagai pengencer dahak.

8. Dextrometrofan
Berfungsi sebagai antibatuk.

9. Ambroxsol
Berfungsi sebagai mukolitik dan sekretolitik atau pengencer dahak. Bila dahak dapat dikeluarkan dari drainase pernapasan, anak bakal merasa lega sebab napasnya tidak terhambat lagi.

10. Decongestan
Fungsinya menanggulangi hidung tersumbat. Umumnya guna obat pilek anak, decongestan yang dicampurkan ialah jenis pseudoefedrin.

11. Antihistamin
Fungsinya untuk menanggulangi alergi tergolong bersin-bersin. Antihistamin yang biasa digunakan ialah CTM, defenhidramin, loratadin, citirizin.

12. Analgetik
Fungsinya guna menghilangkan rasa sakit pada sendi dan nyeri. Yangtergolong dalam kelompok analgetik ialah aspirin, ibuprofen.

13. Antipiretik
Fungsinya guna menurunkan panas. Umumnya zat yang digunakan ialah paracetamol.
Khusus untuk anak yang memiliki riwayat kejang, seringkali doktermenganjurkan untuk meluangkan stesolit yang di dalamnya terdapat diasepam sebagai zat antikejang. Obat ini mesti dibeli dengan resep dokter sebab dosisnya disesuaikan situasi masing-masing anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *